Sumbawa Barat, Kuda Liar, dan Ayam Taliwang

24 03 2010

“Selamat datang di Sumbawa Barat,” ujar Lasti, salah seorang pegawai Bappeda Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang turut serta menjemput detikcom dan 2 orang wartawan lainnya di pelabuhan Poto Tano, Minggu 26 Agustus 2007 lalu. Begitu pintu mobil ditutup, perjalanan ke ibukota kabupaten Sumbawa Barat, Taliwang, pun dimulai. Jarak antara pelabuhan dengan Taliwang tidak terlampau jauh, sekitar 30 km ke arah selatan. Untuk menuju Taliwang hanya butuh waktu lebih kurang 45 menit. Bagi yang tidak menggunakan mobil pribadi, bisa menumpang bis yang beroperasi di jalur itu. Jangan kemalaman kalau tidak ingin menginap di pelabuhan, sebab angkutan satu-satunya itu hanya beroperasi dari pagi hingga sekitar pukul 21.00 Wita. Sumbawa Barat adalah salah satu kabupaten di pulau Sumbawa, NTB. Kabupaten itu terletak di bagian barat pulau Sumbawa berbatasan dengan laut Flores di utara dan Samudra Hindia di selatan. Sedangkan bagian timur berbatasan dengan kabupaten Sumba Timur dan barat dengan Selat Alas, selat yang memisahkan Pulau Sumbawa dan Lombok. Sejak keluar dari pintu gerbang pelabuhan, bukit kering dan sesekali terjal-berbatu tidak pernah lekang dari pandangan. 70 Persen wilayah Sumbawa Barat memang berupa pegunungan. Namun, tanah yang berada di antara bebukitan itu sangat landai mirip lapangan sepak bola. Di tanah landai itu lah terdapat sawah-sawah dan tegalan yang ditanami berbagai tumbuhan holtikultura. Saluran irigasi juga telah dibangun dengan teratur. Sebagian besar masyarakat Sumbawa Barat menggantungkan hidup pada pertanian. Sebelum memisahkan diri dari kabupaten Sumbawa pada tahun 2003, wilayah itu tercatat sebagai salah satu penyuplai pangan di NTB. Meski demikian, peternakan maupun perikanan juga cukup berkembang. Binatang-binatang ternak seperti sapi dan kerbau masih banyak dijumpai. Pada siang hari, binatang-binatang itu tampak dilepas di sebidang tanah yang cukup luas. Dan, tidak boleh tidak disebut, kuda, yang selama ini dikenal dengan kuda liar Sumbawa. Selain dapat menyembuhkan berbagi penyakit seperti leukimia, paru-paru, asma, dan sebagainya, susu kuda liar berkhasiat untuk menambah keperkasaan kaum pria. Belakangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyarankan untuk mengganti istilah susu kuda liar dengan susu kuda Sumbawa untuk menghindari kerancuan. ‘Liar’ yang dimaksudkan adalah kuda dibiarkan mencari makanan sendiri secara liar pada siang hari, sedangkan malam dikandangkan. “Maksudnya kita yang liar setelah meminumnya,” ujar salah seorang wartawan yang disambut gerrr seluruh penumpang di mobil. Jam menunjukkan pukul 08.05 Wita. Tidak terasa roda mobil sudah bergulir di Taliwang, yang berarti sudah sampailah perjalanan di tempat tujuan. Saat memasuki jalan utama Taliwang, kami disambut oleh sebuah sebuah tugu yang membuat bulu kuduk berdiri. Penduduk Sumbawa Barat menyebutnya Tugu Simpang Berang. Bagian tengah tugu itu berbentuk persegi dengan tulisan Nabi Muhammad dalam bahasa arab berwarna hijau. Tiga tiang penyangganya terbuat dari semen berwujud golok. Sedangkan bagian paling atas terdapat lafal Allah. “Tugu itu simbol pengusiran dan perlawanan suku asli (Sasak) terhadap etnis Cina yang dulu banyak tinggal di sini. Mereka dituduh PKI,” ujar Hardi, sang sopir. Wah ngeri sekali mendengarnya. Namun perhatian kami segera bergeser saat mobil tiba-tiba berbelok ke sebuah restoran. Kebetulan, sejak berangkat dari Lombok, kami memang belum sempat sarapan. Rasa lapar telah menendang-nendang perut. Satu porsi Ayam Taliwang, masakah khas Sumbawa, terhidang di atas meja. Kami pun buru-buru menyantapnya. Bagi yang belum pernah menikmati, bayangkan saja ayam panggang. Rasanya tidak jauh berbeda. Selain Ayam Taliwang, Sumbawa juga punya jagoan dalam hal masakan, yakni Pelecing dan Ikan Sepat. “Kalau mau berwisata, di sini ada pantai Maluk dan Tropica. Tapi yang paling bagus pantai Maluk, sering dipakai turis untuk berselancar,” ujar Lasti.


Aksi

Information

2 responses

25 03 2010
tati_cutez

mau dunkz ayam taliwangx….
nyammy pasti enk bgd….

26 03 2010
aprians09

mkanya rktir sy buruan sblum khabisan….hihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: